CV Teknologi Berjaya telah mengerjakan proyek instalasi transformator AVR 5 MVA di PLN PT PLN (Persero) UIW Nusa Tenggara Timur. Proyek ini merupakan pekerjaan instalasi transformator pengatur tegangan otomatis yang digunakan untuk membantu menjaga kestabilan tegangan pada sistem kelistrikan.
Transformator AVR atau Automatic Voltage Regulator Transformer berfungsi untuk menjaga tegangan output tetap stabil meskipun tegangan input mengalami perubahan. Pada proyek ini, transformator AVR 5 MVA memiliki output stabil di 20 kV, meskipun tegangan input bervariasi antara 16 kV sampai 22 kV.
Informasi Proyek
| Judul Proyek | Instalasi Transformator AVR 5 MVA |
| Lokasi Proyek | PLN PT PLN (Persero) UIW Nusa Tenggara Timur |
| Nama Produk | Instalasi Transformator |
| Jenis Pekerjaan | Instalasi transformator AVR, pemasangan komponen transformator, pengisian minyak trafo, serta pengujian teknis di lokasi. |
| Kapasitas dan Tegangan | Transformator AVR 5 MVA dengan output stabil 20 kV dan variasi input 16 kV sampai 22 kV. |
Deskripsi Pekerjaan
Pada proyek ini, CV Teknologi Berjaya melakukan pekerjaan instalasi transformator AVR 5 MVA untuk mendukung sistem kelistrikan PLN di wilayah Nusa Tenggara Timur. Transformator ini dilengkapi dengan on-load tap changer merek Huaming dan relay Automatic Voltage Regulator.
Fungsi utama dari sistem AVR adalah mengatur tegangan secara otomatis agar keluaran tegangan tetap stabil sesuai kebutuhan sistem. Dengan adanya on-load tap changer dan relay AVR, transformator dapat menyesuaikan tap tegangan saat sistem sedang beroperasi, sehingga kestabilan tegangan dapat lebih terjaga.
Pekerjaan ini juga mencakup pemasangan berbagai komponen utama transformator pada main tank transformator. Komponen yang dipasang antara lain radiator, konservator, buchholz relay, jansen relay, piping, dan voltage transformer untuk referensi tegangan.
Baca : Galeri proyek CV Teknologi Berjaya
Pemasangan Komponen Transformator
Dalam proses instalasi transformator AVR 5 MVA, pemasangan komponen dilakukan secara bertahap dan memperhatikan prosedur teknis. Beberapa komponen penting yang dipasang pada main tank transformator meliputi:
- Radiator.
- Konservator.
- Buchholz relay.
- Jansen relay.
- Piping.
- Voltage transformer untuk referensi tegangan.
- Komponen pendukung instalasi transformator lainnya.
Setiap komponen memiliki fungsi penting dalam sistem kerja transformator. Radiator berfungsi membantu proses pendinginan, konservator digunakan untuk menampung perubahan volume minyak trafo, sedangkan buchholz relay dan jansen relay berperan sebagai bagian dari sistem proteksi transformator.
Pemasangan komponen dilakukan untuk memastikan transformator dapat bekerja dengan baik, aman, dan sesuai kebutuhan sistem kelistrikan.
Pengisian Minyak Transformator
Setelah proses pemasangan komponen selesai, pekerjaan dilanjutkan dengan proses pengisian minyak trafo. Pengisian minyak dilakukan hingga level minyak transformator mencapai level nominal sesuai kebutuhan operasional.
Minyak trafo memiliki peran penting sebagai media isolasi dan pendingin pada transformator. Oleh karena itu, proses pengisian minyak harus dilakukan dengan hati-hati agar transformator dapat beroperasi secara optimal dan aman.
Pengujian Transformator di Lokasi
Setelah proses instalasi dan pengisian minyak selesai, CV Teknologi Berjaya melakukan pengujian atau testing di lokasi. Pengujian ini bertujuan untuk memastikan kondisi transformator siap digunakan dan sesuai dengan standar teknis pekerjaan.
- Insulation resistance test.
- Winding resistance test.
- Functional test.
Insulation resistance test digunakan untuk mengetahui kondisi isolasi transformator. Winding resistance test dilakukan untuk memeriksa tahanan belitan transformator. Sementara itu, functional test dilakukan untuk memastikan fungsi sistem dan komponen pendukung bekerja sesuai kebutuhan.
Pengujian ini menjadi bagian penting dalam pekerjaan instalasi transformator karena dapat membantu memastikan keamanan, keandalan, dan kesiapan transformator sebelum digunakan pada sistem kelistrikan.
Peran Transformator AVR dalam Sistem Kelistrikan
Transformator AVR memiliki peran penting dalam menjaga kestabilan tegangan. Pada sistem kelistrikan, tegangan input dapat berubah karena kondisi beban, jaringan, maupun faktor operasional lainnya.
Dengan penggunaan transformator AVR, tegangan output dapat dijaga agar tetap stabil. Pada proyek ini, transformator AVR 5 MVA dirancang untuk menghasilkan output stabil 20 kV meskipun tegangan input berada pada rentang 16 kV sampai 22 kV.
Kestabilan tegangan sangat penting untuk menjaga kualitas daya, keandalan sistem distribusi listrik, dan perlindungan terhadap peralatan listrik yang terhubung ke sistem.
Dokumentasi Proyek
Dokumentasi proyek menunjukkan unit transformator AVR 5 MVA yang sedang berada pada area instalasi. Transformator dilengkapi dengan komponen utama seperti tangki utama, radiator, konservator, bushing, dan komponen pendukung lainnya.
UIW Nusa Tenggara Timur oleh CV Teknologi Berjaya
Proyek instalasi transformator AVR 5 MVA di PLN PT PLN (Persero) UIW Nusa Tenggara Timur merupakan salah satu dokumentasi pekerjaan CV Teknologi Berjaya dalam bidang instalasi transformator, sistem pengatur tegangan otomatis, dan pekerjaan kelistrikan tegangan menengah.
Pekerjaan ini mencakup pemasangan komponen transformator, pengisian minyak trafo, serta pengujian teknis seperti insulation resistance test, winding resistance test, dan functional test.
Baca : Contact CV Teknologi Berjaya
Dengan pengalaman dalam pekerjaan transformator, panel listrik, cubicle, maintenance trafo, power system analysis, dan mechanical electrical, CV Teknologi Berjaya siap menjadi mitra untuk kebutuhan instalasi dan perawatan sistem kelistrikan industri, gedung, fasilitas umum, dan utilitas kelistrikan.
Proyek instalasi transformator AVR 5 MVA PLN UIW NTT oleh CV Teknologi Berjaya untuk menjaga tegangan output 20 kV tetap stabil.
Komentar
Posting Komentar